KORAN MARICA--KUPANG -- Tingkat gizi buruk balita di NTT dari tahun ke tahun semakin menurun. Untuk periode 1 Januari hingga 28 maret, jumlah balita yang gizi buruk hanya lima persen dari junlah baluta yang ditimbang.
Demikian Kepala Dinas Kesehatan propinsi NTT, dr Stef bria Seran yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/4/2013)
Dari 354388 balita yang ditimbang maka junlah gizi buruk 1100 balita dan gizi kurang 19 ribu lebih.
"Kalau dari lapangan, ini bagus kartena hanya 5,4 persen yang gizi buruk, berarti dibawah 10 persen," ujarnya.
Menurut Bria seran, dari junlah tersebut gizi buruk dengan kelaian klinis atau busung lapar ada dua orang dan yang meninggal dua orang.
Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan interventi terhadap gizi buruk dan sudah ada protap penanganannya.*
Demikian Kepala Dinas Kesehatan propinsi NTT, dr Stef bria Seran yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/4/2013)
Dari 354388 balita yang ditimbang maka junlah gizi buruk 1100 balita dan gizi kurang 19 ribu lebih.
"Kalau dari lapangan, ini bagus kartena hanya 5,4 persen yang gizi buruk, berarti dibawah 10 persen," ujarnya.
Menurut Bria seran, dari junlah tersebut gizi buruk dengan kelaian klinis atau busung lapar ada dua orang dan yang meninggal dua orang.
Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan interventi terhadap gizi buruk dan sudah ada protap penanganannya.*
Penulis : hermina_pello
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !